Tuesday, June 16, 2015

Kawah Ijen: Keindahan Alam di antara Penambang Belerang Tradisional Dan Blue Fire

Kali ini kita akan membahas tentang keindahan Kawah Ijen:
Kawah Ijen: Menyaksikan Api Biru dan Penambang Belerang Tradisional

Inilah salah satu pesona keindahan alam Indonesia yang luar biasa dan telah memukau banyak wisatawan dari berbagai negara. Di sinilah dapat Anda lihat danau kawah luas yang menakjubkan bersama api berwarna biru dari belerangnya saat malam hari. Selain menjadi tujuan wisata naik gunung, Kawah ijen juga merupakan tempat penambangan belerang tradisional yang hilir-mudik di arena bekas letusan kawah yang sebenarnya masih aktif.
Gunung Ijen sendiri berada di kawasan Wisata Kawah Ijen dan Cagar Alam Taman Wisata Ijen di Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi dan Kecamatan Klobang Kabupaten Bondowoso. Gunung ini berada 2.368 meter di atas permukaan laut dimana puncaknya merupakan rentetan gunung api di Jawa Timur seperti Bromo, Semeru dan Merapi. Kawah Ijen merupakan tempat penambangan belerang terbesar di Jawa Timur yang masih menggunakan cara tradisional. Ijen memiliki sumber sublimat belerang yang seakan tidak pernah habis  dimanfaatkan untuk berbagai keperluan industri kimia dan penjernih gula.  
Kawah Ijen merupakan salah satu kawah paling asam terbesar di dunia dengan dinding kaldera setinggi 300-500 meter dan luas kawahnya mencapai 5.466 hektar. Kawah di tengah kaldera tersebut merupakan yang terluas di Pulau Jawa dengan ukuran 20 km. Ukuran kawahnya sendiri sekitar 960 meter x 600 meter. Kawah tersebut terletak di kedalaman lebih dari 300 meter di bawah dinding kaldera.
Pemandangan Kawah Ijen begitu menakjubkan ketika disinari Matahari pagi dengan memancarkan kemilau hijau toska. Sinaran yang juga menerpa dari balik Gunung Merapi, saudara kembar Gunung Ijen jangan sampai Anda lewatkan untuk diabadikan oleh kamera. Air kawahnya tenang berwarna hijau kebiruan namun Anda tidak diperkenankan menuruninya karena air kawah bervolume sekira 200 juta meter kubik itu panasnya mencapai 200 derajat celcius. Derajat keasaman kawah tersebut sangat tinggi mendekati nol sehingga bisa melarutkan pakaian bahkan tubuh manusia dengan cepat.
Dini hari pukul 01.00, saat Matahari belum membiaskan pijarnya menguak keindahan danau kawah ini ada keajaiban lain yang dihadirkan Ijen. Di bawah kawahnya berpijar api biru (blue fire) dari cairan belerang yang mengalir tanpa henti untuk dikeringkan oleh angin kemudian menjadi batu dan dicacah para penambang. Bongkahan belerang tersebut kemudian ditempatkan pada dua keranjang kayu dan dipakul menuruni gunung sejauh 3 km. Bukan beban yang ringan sebab berat keranjang pikul tersebut bisa mencapai 100 kg.
Kawah Ijen: Menyaksikan Api Biru dan Penambang Belerang Tradisional
Di tenggara kawah terdapat lapangan solfatara yang merupakan dinding danau Kawah Ijen. Di bagian barat terdapat Dam Kawah Ijen yang merupakan hulu dari Kali Banyupait. Lapangan solfatara Gunung Kawah Ijen selalu melepaskan gas vulkanik dengan konsentrasi sulfur yang tinggi dan bau gas yang kadang menyengat. Dam Kawah Ijen merupakan bagian dari objek wisata menarik tetapi tidak selalu dikunjungi oleh wisatawan dikarenakan jalan untuk menuju ke sana cukup sulit dan sering rusak karena longsor. Dam Kawah Ijen adalah bangunan beton yang dibangun sejak zaman Belanda dan dimaksudkan untuk mengatur level air danau agar tidak menyebabkan banjir air asam. Tetapi bendungan ini sekarang tidak berfungsi karena air tidak pernah mencapai pintu air akibat terjadinya rembesan air danau di bawah dam.

BLUE FIRE
 Tempat Wisata Kawah Ijen dan Blue Fire di Banyuwangi

Salah satu keunikan dari lokasi wisata ini adalah dengan adanya Blue fire, sebuah fenomena alam yang hanya dapat dilihat di Kawah Ijen saja. Keunikan Blue fire sendiri mengalahkan popularitas sunrise di Banyuwangi atau yang biasa disebut sebagai sunrise / matahari terbit pertama di Jawa. Sehingga tidak mengherankan jika banyak wisatawan dari berbagai negara rela datang jauh-jauh hanya sekedar untuk melihat penampakan si "Api Biru" atau "Blue Fire" di salah satu lokasi wisata Jawa Timur ini.

Blue fire sendiri hanya dapat dilihat pada tengah malam yaitu antara pukul 01.00 WIB sampai dengan pukul 02.00 WIB, bebeberapa jam sebelum matahari terbit, jadi anda bisa melihat dua momen sekaligus pada waku yang berurutan
Kawah Ijen, berupa danau kawah asam terbesar di dunia yang berada di Jawa Timur. Dibentuk oleh gunung api kembar dengan Gunung Merapi yang telah padam. Kawah Ijen merupakan salah satu panorama alam yang terindah di Indonesia, didasar kawah asap belerang mengepul sehingga menjadikan aroma di sekitar kawah berbau belerang.
Kawahnya berbentuk elips, karena terjadinya perpindahan pipa kepundan, berukuran kurang lebih 960 x 600 m, berada pada ketinggian 2.148 m.dpl, dan kedalamannya 200 m. Di dalam kawah gunung ini terdiri atas endapan batuan sisa letusan. Tebing - tebing terjal mengelilingi kawah dan bila kita ingin menuju ke kawah kita harus melalui jalanan di sekitar tebing yang biasa dilalui penambang belerang. Kawasan Kawah Ijen merupakan sebuah dataran tinggi, terdiri dari bukit Gunung Merapi (2.799 m.dpl) yang terletak bersebelahan.

Gunung Ijen
Cuaca Cerah tanpa kabut di Gunung Ijen

Malam dapat Blue Fire dan Siang dapat Biru Sapir

Kawah Ijen merupakan kaldera terbesar di Indonesia, dan sampai sekarang bijih belerangnya ditambang secara tradisional. Kaldera Ijen juga memiliki potensi panas bumi yang bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik.

menyorot blue fire kawah ijensi api biru kawah ijen

Kawasan Gunung Ijen memang bisa didatangi saat malam atau pun siang hari. Ada dua karakter berneda yang bisa diraih dari Ijen saat malam dan siang. Saat malam hari, tepatnya pas midnight pukul 00.00 adan akan mendapatkan keindahan langit malam yang begitu romantis dengan taburan bintang yang menyinari dari galaksi. Tidak itu saja, fenomena alam menarik lainnya berupa blue fire atau api biru yang bergelora dari kawahnya hanya bisa disaksikan pada malam hari.

Ketika datang siang hari, Anda akan mendapatkan pemandangan cerah langit biru dengan telaga Ijen yang mempesona. Telaga yang sangat luas di kawahnya dengan kandungan belerang yang amat tinggi, membuat warna telaga ini cantik dalam nuansa toska atau juga disebut biru pirus (Bahasa Inggris: Turquoise) adalah warna perpaduan antara biru yang sedikit kehijau-hijauan.

Warna ini merupakan warna lautan atau samudera. Kata turquoise ini datang dari kata dalam bahasa Perancis untuk "Turkish", karena batu pirus aslinya diimpor bangsa Eropa melalui Turki. kode Triplet hex #40E0D0, RGB (64, 224, 208) dan CMYK (71, 0, 7, 12)

rute ke telaga ijen
Jalur curam menuju Telaga Ijen

Jalur Transportasi menuju Kawah Ijen

Untuk menuju Kawah Ijen, terdapat dua jalur utama, yaitu dari arah Bondowoso-Wonosari dan Banyuwangi-Licin. Dari arah Bondowoso mobil bisa mencapai Pal Tuding yang merupakan awal pendakian, sedangkan dari arah Banyuwangi kita harus berjalan 4 jam dari Desa Jambu untuk mencapai Pal Tuding, karena jalan aspal dari Jambu menuju Pal Tuding sedang dibuat.

Transportasi dari Bondowoso

Dari Sempol kita menuju ke Pal Tuding yang berjarak 13 Km, perjalanan membutuhkan waktu 30 menit dengan kendaraan. Karena tidak ada kendaraan umum, untuk menyingkat waktu, dianjurkan untuk menyewa kendaraan dari Wonosari atau Sempol sampai ke Pal Tuding. Perjalanan menuju Pal Tuding ini kita melewati padang rumput dan kebun kopi yang sangat luas.

Jeep Tropher Ijen
Jeep offroad yang sering digunakan antar jemput menuju Kawah Ijen
Di Pal Tuding kita harus melaporkan pendakian kita kepada petugas PHPA, dan membeli tanda masuk. Kita bisa menginap di Pos PHPA ini dengan biaya sekedarnya, juga menyewa sleeping bag bila diperlukan. Dianjurkan untuk menginap di Pos PHPA ini, atau di Sempol, karena perjalanan ke Kawah Ijen hanya 2 jam saja dari Pal Tuding.

Dari Pal Tuding perjalanan terus menanjak melintasi jalan yang cukup lebar dengan pemandangan hutan alam yang indah. Diperlukan waktu 1,5 jam maka kita akan sampai di Pondok Penambangan Belerang. Pondok ini dibuat kantor penampungan hasil belerang yang di dapat dari kawah. Di tempat ini kita bisa membeli minuman dan makanan ringan. Dari Pondok ini hanya diperlukan waktu 0,5 jam lagi melewati jalanan yang datar kita akan sampai di Kawah Ijen.

Transportasi dari Banyuwangi

Dari kota Banyuwangi, kita menuju ke terminal Sasak Perot/Banjarsari dengan naik bemo. Dari Sasak perot kita ganti kendaraan minibus ke jurusan Licin. Dari desa Licin kita menuju kearah Sodong lewat Jambu dengan naik Truk perkebunan atau ojek dan bisa juga dengan travel karena jalanan mudah di lalui oleh kendaraan.

kawah ijen

Perjalanan melewati perkebunan kopi dan cengkeh serta hutan tropika yang indah. Jarak Licin ke Sodong 8 Km (2,5 Jam). Setelah tiba di Sodong kita melanjutkan perjalanan lagi menuju ke Paltuding dengan Truk/Ojek. Paltuding merupakan tempat bertemunya jalur lewat dari arah Bondowoso dan arah Banyuwangi.

Kalau punya cukup waktu, bila memulai perjalanan dari arah Bondowoso, dianjurkan turun ke arah Banyuwangi, selain transportasi umum lebih mudah di Jambu, juga bisa menikmati pemandangan hutan alam yang indah disepanjang perjalanan dari Pal Tuding ke Jambu, juga sekaligus menikmati pemandangan alam pantai Selat Bali di Banyuwangi - Ketapang yang berpantai landai.

Dari punggungan kawah sejauh mata memandang kita bisa menyaksikan gunung-gunung di sekelilingnya dengan jelas, di sebelah kiri kita memandang Gunung Padak, Gunung Widodaren (2.601 m.dpl) dan sebelah kanan kita memandang Gunung Merapi (2.800 m.dpl).

Dari Banyuwangi kita bisa meneruskan perjalanan ke Baluran atau Taman Nasional Alas Purwo untuk menyaksikan habitat terbesar di Jawa untuk Kerbau Liar, Rusa dan Banteng. Kita juga bisa meneruskan perjalanan ke Pulau Bali.

Kawasan Kawah Ijen mempunyai panorama alam yang sangat indah. Suhu di sekitar kawah Ijen dapat mencapai 12 - 18 C dan Curah hujannya mencapai 3.000 - 4.000 mm/tahun. Di sekitar lereng kawah terhampar pohon Manisrejo yang berdaun kemerahan, sedangkan batuan dinding kawah berwarna belerang, kekuningan, kondisi-kondisi inilah yang membuat panorama alam disini begitu mengesankan untuk dinikmati.

Kawah Ijen adalah salah astu wisata yang cukup memiliki tantangan. Untuk tiba disana, kita harus melalui tanjakan dan jalan berliku sejauh 3 km. Perlu beberapa persiapan seperti sepatu gunung, jaket, masker dan tentunya kondisi fisik yang prima.

Tips Pendakian Midnight show ke Kawah Ijen


kepulan asap belerang dari kawah ijen

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk kesempurnaan Anda datang ke Kawah Ijen
  • Sebaiknya datang pada dini hari dan menanjaklah sebelum fajar meninyingsing untuk mendapatkan gambaran blue fire secara langsung. Perlu memperhitungkan durasi perjalanan yang harus ditempuh, prediksi 3 jam untuk menempuh 3 km sangat cukup bagi yang jarang jalan kaki.
  • Bagi pemula, akan lebih nyaman dan aman jika membawa pemandu yang tentu saja sudah hafal terhadap medan yang akan ditempuh. Tersedia juga jasa tandu yang diusung oleh 4 orang pulang pergi.
  • Ketika sudah sampai puncaknya, tunggulah saat fajar menyingsing, pastikan Anda menyaksikan keindahan ronda mentari pagi di sudut timur Kawah Ijen, saat matahari muncul sempurna keindahan telaga juga dapat Anda nikmati.
  • Gunakan jaket, masker, topi rajut dan tentu saja sepatu khusus untuk mendaki agar lebih nyaman sepanjang pendakian.
  • Jangan lupa bawa air minum secukupnya, Anda cukup membawa tas kecil (daypack) jika diperlukan.
Penambang Belerang
Dua penambang melintas bukit mendulang Belerang 
  • Pastikan Anda dalam kondisi fit, tidak memiliki resio penyakit jantung dan penyakit berat lainya, apalagi asma atau paru-paru. Bagi beberapa orang yang sensitif asap belerang yang keluar dari kawah sangat mengganggu kesehatan.
  • Bawalah kamera, karena setiap momen di perjalanan pendakian Anda akan sangat berharga.
  • Bawalah penerangan berupa lampu senter minimal satu untuk dua orang karena area pendakian sangat gelap jika kebetulan tidak nampak bulan.
  • Melangkahlah secara perlahan namun konsisten. Tidak perlu berlari, namu terus berjalan dalam langkah kecil untuk menghindari Anda dari kehabisan tenaga secara cepat.
  • Bawa uang secukupnya saja. Di saat pendakian Anda bisa menemukan warung sekedar untuk melepas lelah atau uang tersebut bisa Anda gunakan untuk membeli kerajinan belerang yang cukup cantik sebagai buah tangan.
  • Jangan lupa membawa jas hujan untuk persiapan, jika hujan cukup lebat, urungkan niat Anda untuk sampai ke Kawah Ijen karena pendakian sangat licin dan tentu saja berbahaya.

INDAHNYA JAWA TENGAH

12 Tempat Wisata di Jawa Tengah Paling Menarik, Tempat Wisata Terindah - Jawa Tengah merupakan Provinsi yang terletak di tengah-tengah Pulau Jawa. Bentang alam yang sangat luas menjadikan Provinsi Jawa Tengah banyak terdapat tempat wisata terutama wisata alamnya yang sangat indah. Namun demikian banyak juga dijumpai berbagai tempat wisata yang merupakan hasil dari adat kebudayaan manusia yang dibangun pada zaman dahulu. Langsung saja kita bahas bersama 12Tempat Wisata di Jawa Tengah yang paling menarik dan wajib untuk dikunjungi terutama saat liburan bersama keluarga.

1. Candi Borobudur

Candi Borobudursepertinya telah menjadi ikon bagi pariwisata jawa Tengah. memang Candi Borobudur ini memiliki bentuk yang sangat megah dan menawan sehingga pantas apabila Candi Borobudur masuk dalam 7 kejaiban dunia. Candi Borobudur merupakan sebuah Candi peninggalan agama Budha. Candi ini diklaim sebagai candi budha terbesar didunia sehingga mengundang wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Candi Borobudur. Candi Borobudur berlokasi di Magelang Jawa Tengah. Tepatnya Candi Borobudur terletak di 40 km sebelah barat laut Yogyakarta. 

2. Kepulauan Karimunjawa

Kepulauan Karimunjawamasuk dalam wilayah Kabupaten Jepara. Memang Kabupaten Jepara yang meiliki wilayah di bagian utara Pulau Jawa memiliki beberapa wilayah berbentuk kepulauan. Kepulauan ini memiliki pemandangan yang sangat indah, sehingga banyak sekali wisatawan yang berminat untk berkunjung ke pulau ini. Pulau tempat wisata ini banyak dikenal dengan Karimunjawa. Di tempat ini anda dapat menikmati indahnya pantai yang berpasir putih. Selain itu anda juga dapat menyewa kapal motor yang digunakan untuk mengelilingi kawasan kepulauan Karimunjawa dan menikmati indahnya pulau-pulau yang tersebar di sekitarnya. Tak lupa pula dengan fasilitas snoorkling dan diving yang merupakan pengalaman unik tersendiri yang  mungkin tak akan ditemui di tempat lain. Dengan keindahan alamnya itu tak heran apabila Kepulauan Karimunjawa menjadi salah satu ikon Kabupaten Jepara. Namun harus diingat, untuk berkunjung kesana anda harus memperhatikan jadwal kapal yang akan menuju ke sana, karena tidak setiap hari ada kapal yang berlayar ke Kepulauan Karimunjawa. Untuk lebuh baiknya anda dapat menywa jasa biro perjalanan yang sudah berpengalaman menangani wisata ke karimunjawa, sehingga anda tidak perlu lagi mengurusi masalah tiket dll. Biro jasa wisata yang berpengalaman biasanya tau jadwal berlayar ke Karimunjawa beserta perkiraan kondisi lautan di Karimunjawa, sehingga wisatawan dapat benar-benar menikmati liburan ke Kepulauan Karimunjawa.

3. Candi Prambanan


Candi Prambanan merupakan candi peninggalan Agama Hindu. Kami memasukkan Candi Prambanan dalam daf tar ini karena memang lokasi tempat wisata Candi Prambanan ini terletak di perbatasan wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Di Wilayah jawa Tengah, tepatnya berada di Kabupaten Klaten. Karena letaknya yang berdampingan maka pengelolaannya pun dibagi dua antara Pemerintah Provinsi Yogyakarta dan jawa Tengah. Candi Prambanan lekat dengan Legenda Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso. Penasaran dengan Kisah Roro Jonggrang ? Kami pernah juga menampilkan kisahnya di blog ini. 


4. Taman Wisata Air Panas Guci

Taman Wisata air Panas Guci merupakan tempat wisata yang menjadi andalan Kabupaten Tegal Jawa Tengah. Lokasi Dari tempat wisata Guci ini adalah sekitar 40 Km dari Kota Tegal. Lokasi Pemandian air panas ini terdapat di Lereng Gunung Selamet, yaitu Gunung Tertinggi di Jawa. Pemandian Air panas Guci ini banyak diminati oleh para wiatawan karena selain pemandangannya yang indah, air panas yang keluar di pemandian ini dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. 

5. Museum Kereta Api Ambarawa

Museum Kereta api Ambarawa ini terletak di ota Ambarawa, Jawa Tengah. Museum Kereta api ambarawa ini dulunya merupakan sebuah stasium kereta api yang terkenal di zaman dulu. Kemudian karena sudah tidak berfungsi lagi, dijadikan museum kereta api. Di dalam museum ini terdapat berbagai koleksi unik yang berhubungan dengan kereta api, diantaranya adalah kereta uap yang digunakan zaman dulu, alat telegraph, telepon kuno, perabot kuno dan beberapa peralatan stasiun lama. Tempat ini sangat cocok untuk berwisata keluarga dan dapat dijadikan untuk mengenalkan kepada anak kita tentang sejarah perkereta apian di Indonesia.

6. Puri Maerokoco

Puri Maerokoo merupakan Taman Mini Indonesia Indah kecil, versi Jawa Tengah. Puri Maerokoco berlokasi di Kota Semarang dan sampai saat ini masih banyak pengunjung yang mendatangi lokasi ini. Di dalam Puri Maerokoco ini ditampilkan berbagai macam adat dan budaya Jawa Tengah termasuk pakaian adat, rumah adat dan kebudayaan lainnya. Selain itu juga terdapat berbagai macam permainan menarik seperti sepeda air, kereta, perahu dll. Tempat ini angat cocok untuk berlibur bersama keluarga dan dapat mengenalkan Jawa Tegah kepada anak-anak kita.

7. Pantai Kartini

Pantai Kartini terdapat di Kabupaten jawa Tengah dan merupakan sebuah tempat wisata pantai yang telah diubah sedemikian rupa sehingga menjadi lebih indah. di area lokasi wisata Pantai Kartini terdapat bangunan berbentuk kura-kura raksasa yang didalamnya berisi aquarium raksasa. Pengunjung juga dapat menikmati beberapa permainan seperti area bermaian, kerata untuk mengelilingi lokasi, dll. Selain itu di tempat ini juga terdapat persewaan perahu yang digunakan untuk mengelilingi laut di sekitar pantai. Menikmati pantai dari laut merupakan pengalaman tersendiri yang patut anda coba.

8. Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid Agung jawa Tengah terdapat di Kota Semarang. Bangunan masjid yang begitu megah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Semarang. Oleh karena itu apabila anda sedang berkunjung di Kota Semarang alangkah baiknya jika menyempatkan ke Masjid agung Jawa Tengah ini untuk melakukan Sholat dan menyaksikan Masjid kebanggaan masyarakat jawa Tengah ini. Masjid Agung Jawa Tengah mulai dibangun pada tahun 2001 dan selesai pada tahun 2006.

9. Keraton Surakarta


Keraton Surakarta merupakan sebuah kerajaan peninggalan Kerajaan Mataram yang dahulu pernah berkuasa penuh di tanah Jawa. Keraton Surakarta masih bersaudara dengan keraton Yogyakarta. Sampai sekarang di keraton Surakarta masih terdapat raja yang berkuasa namun kekuasaannya tidak penuh, sehingga hanya sebatas simbul kebudayaan warga Surakarta. Di Keraton Surakarta selalu diadakan peringatan hari besar agama Islam sepertu Suronan, Sekaten dll. Pada hari biasa, anda dapat mengunjungi keraton Surakarta dan menikmati berbagai benda bersejarah peninggalan Kerajaan Mataram yang sampai sekarang masih dipertahankan

10. Ketep Pass

Ketep Pass merupakan tempat wisata yang terdapat di Magelang Jawa Tengah. Ketep Pass terdapat bukit Sawangan, yang terdapat di jalur Boyolali - Selo - Magelang. Ketep pass menawarkan wisata yang sangat unik. Disini pengunjung disuguhkan dengan pemandangan alam yang sangat bagus, yaitu pemandangan alam berupa hamparan pertanian di lereng Gunung Merbabu dan Merapi. Di Ketep Pass kita bisa melihat sebuah film dokumenter mengenai aktivitas Gunung Merapi yang merupakan gunung api paling aktif di dunia. Film dokumenter ini termasuk juga letusan-letusan gunung merapi yang sangat dahsyat yang sempat mengganggu aktifitas warga sekitar. Pemutaran film ini di sebuah gedung seperti bioskop yang dinamai KETEP VULKANO THEATRE. Selain itu kita juga bisa melihat secara langsung aktifitas Merapi dari gardu pandang lengkap dengan teropong yang ada.

11. Dataran Tinggi Dieng

Dataran Tinggi Dieng dinamakan juga Dieng Plateu. Sesuai dengan namanya, Datara tinggi Dieng merupakan sebuah kawasan yang berada di daerah yang tinggi, yaitu sekitar diatas 2000 mdpl. Lokasi Dataran tinggi dieng berada di 30 km dari Kota Wonosobo, Jawa Tengah. Di dataran tinggi Dieng terdapat beberapa kawah yang masih aktif, karena pada dasarnya dataran tinggi Dieng merupakan sebuah Gunung Berapi raksasa. Selain dapat menikmati keindahan alamnya yang asri dan sejuk, anda dapat juga menikmati beberapa candi peninggalan agama Hindu di kawasan ini.

12. Grojogan Sewu Tawangmangu


Tempat wisata ini berupa air terjun yang lumayan besar dan memiliki debit air yang tinggi. Grojogan Sewu merupakan tempat wisata yang terdapat di Tawangmangu, Karanganyar Jawa Tengah. Pada musim liburan, tempat ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan yang datang dari segala penjuru tanah air. Di lokasi ini anda dapat menikmati pemandangan alam yang masih hijau dan asri dan dilengkapi oleh kera-kera yang masih liar dan banyak terdapat di lokasi wisata. Oleh karena itu apabila berkunjung kesini anda harus berhati-hati. lengah sedikit, barang bawaan anda dapat dicuri oleh gerombolan kera ini

INDAHNYA JAWA TIMUR

Provinsi Jawa Timur mempunyai berbagai tempat wisata yang indah dan sayang kalau tidak dikunjungi bila kita singgah di provisnsi ini. Obyek Wisata yang direkomendasikan untuk dikunjungi diantaranya :



KOTA SURABAYA


Adalah ibukota provinsi Jawa Timur, merupakan kota terbesar kedua setelah Jakarta dengan jumlah penduduk 3 Juta jiwa. Salah satu pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan di kawasan Indonesia timur. Surabaya terkenal dengan sebutan kota Pahlawan karena sejarahnya yang sangat diperhitungkan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah. Kata Surabaya konon berasal dari mitos pertempuran antar SURA (ikan HIU) dengan BAYA (BUAYA) yang pada akhirnya dijadikan icon kebanggaan kota Surabaya



GUNUNG BROMO
Gunung Bromo


Merupakan gunung berapi aktif yang sangat terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Bromo dari bahasa Sanskerta Brahma, salah satu Dewa utama Hindu. Gunung Bromo terkenal dengan keindahan matahari terbitnya, berada di dalam empat wilayah yakni Kabupaten Pasuruan, Probolinggo, Lumajang dan Malang. Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter diatas permukaan laut. Sebagai obyek wisata Bromo menjadi menarik karena masih berstatus gunung berapi yang masih aktif. Sangat direkomendasikan untuk dikunjungi bila anda singgah di provinsi Jawa Timur.

  
JEMBATAN NASIONAL SURAMADU


Adalah jembatan terpanjang di Indonesia saat ini, dengan total panjang 5.438 meter. Jembatan ini menghubungkan antara Pulau Jawa ( di Surabaya) dengan Pulau Madura (di Bangkalan tepatnya sisi timur Kamal). Jembatan Suramadu terdiri dari tiga bagian yaitu jalan layang (causeway), jembatan penghubung (approach brigde) dan jembatan utama (main bridge).




REOG PONOROGO


Adalah salah satu kesenian dan budaya yang berasal dari Ponorogo tepatnya bagian barat laut provinsi Jawa Timur. Kesenian dan budaya REOG PONOROGO masih kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan berkaitan erat dengan ilmu kebatinan yang kuat. Gerbang kota Ponorogo dihiasi dengan sosok warok dan gemblak yang ikut ditampilkan dalam pertunjukan kesenian REOG PONOROGO



KARAPAN SAPI


Merupakan istilah untuk menyebut perlombaan pacuan sapi, yang berasal dari Pulau Madura, Jawa Timur. Perlombaan pacuan sapi ini menggunakan sepasang sapi dengan menarik semacam kereta kayu (tempat joki berdiri mengendalikan sepasang sapi ini) dengan berlomba adu cepat melawan pasangan sapi-sapi lainnya dilintasan sepanjang 100 meter, sekali perlombaan adu cepat berlangsung sekitar sepuluh detik atau satu menit.



JATIM PARK 1



Adalah tempat rekreasi dan belajar yang terdapat di kota Batu Jawa timur, tepatnya sekitar 20 KM barat kota Malang. Jatim Park 1 saat ini telah menjadi salah satu icon wisata Jawa Timur. Obyek wisata ini mempunyai 36 wahana diantarnya kolam renang raksasa (dengan latar belakang patung Ken Dedes, Ken Arok, dan Mpu Gandring), Spinning Coaster, dan Drop Zone. Wahana pendidikan yang menjadi pusat perhatian diantaranya Volcano dan Galeri Nusantara.


KAWAH IJEN

Kawah Ijen

Merupakan danau kawah bersifat asam dipuncak gunung Ijen tepatnya berada di Kabupaten Bondowoso propinsi Jawa Timur. Kawah Ijen memiliki ketinggian 2.368 meter diatas permukaan air laut dan mempunyai kedalaman danau 200 meter serta luas kawah mencapai 5.466 hektar. Kawah Ijen masuk dalam Cagar Alam Taman Wisata Ijen.



PANTAI PLENGKUNG


Atau lebih dikenal dengan nama G-Land (“The Seven Giant Waves Wonder”), Pantai Plengkung berada dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo, tepatnya berada di kabupaten Banyuwangi provinsi Jawa Timur. Pantai ini dapat di capai kurang lebih setengah hari perjalanan darat dari pulau Bali, dapat juga dicapai dengan Boat sewaan dari Bali.

WISATA BAHARI LAMONGAN

atau bisa disebut Jatim Park II berada di kec. Paciran Kab. Lamongan
Theme Park Wisata Bahari Lamongan yang lebih dikenal dengan nama WBL sudah berdiri sejak tahun 2004 sebagai hasil pengembangan obyek wisata yang telah ada sebelumnya yaitu Pantai Tanjung Kodok. Tempat wisata ini memadukan antara konsep wisata bahari dan wisata fantasi dalam areal seluas 17 hektar yang siap memanjakan pengunjung dengan konsep one stop service. 


AIR TERJUN MADAKARIPURA

salah satu air terjun di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Terletak di Desa Sapeh, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Propinsi Jawa Timur. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 200 m dan berbentuk ceruk yang dikelilingi tebing-tebing yang menjulang tinggi yang meneteskan air membentuk tirai pada seluruh bidang tebingnya seperti layaknya sedang hujan, 3 di antaranya bahkan mengucur deras membentuk air terjun lagi. Ada sekitar lima terjunan air di lokasi ini dengan air terjun utama berada di ujung sebuah ruangan berbentuk lingkaran berdiameter sekitar 25 m. 
Di balik air terjun utama terdapat sebuah goa dimana untuk mencapainya sangat sulit karena harus melewati kolam air seluas 25 m2 yang ada tepat di bawah air terjun tersebut.  Kedalaman kolam ini sekitar 7 m dan memiliki arus air yang sangat deras.

Selain beberapa obyek wisata diatas, Jawa Timur masih mempunyai berbagai obyek yang indah untuk dikunjungi

besok kita akan bahas satu - persatu keindahan semua tempat yang ada di jawa timur. jadi jangan lupa ya kita tunggu ulasan berikutnya